PEMAKALAH

  1. A.A. Gede Rai Remawa & Imam Santosa. “Ashta Bhumi” Konsep Ruang Multikultur dalam Interior dan Arsitektur Hunian Bali Madya.
  2. Abd. Latif Bustami. Susi (Sunnah-Syiah) di Tapal Kuda: Sebuah Kajian Tentang Relasi Multikultural dalam Masyarakat Multibudaya di Jawa Timur.
  3. Abdul Rokhmat Sairah Z. Inequality Among Mankind Considering of J.J Rousseau In The Multiculturalism Perspective.
  4. Addy Hasan. Dari Primitif ke Etnik: Representasi Budaya Lokal dalam Reality Show Ethnic Runaway Trans TV.
  5. Ade Solihat. The Gulen-Inspired School in Indonesia As A Model of Multicultural-Based Education.
  6. Adi Nugroho. Onggoboyo The Virtual Tribes of Twitterland.
  7. Afri Wita. Wacana Poskolonial Sunda dalam Novel Puragabaya: Memaknai Perbedaan dengan Harmoni
  8. Agnes Sri Poerbasari. Democracy and Pancasila As A Worldview: An Interpretation of Text Pancasila, Delivered by Soekarno at Sidang BPUPKI, June 1st 1945.
  9. Andar Kaneka P. Bintara & Syifa Ameliola. Menginsyafkan Diri dalam Keberagaman Menuju Sebuah Bingkai Persatuan Sebagai Bangsa Indonesia.
  10. Ardi Yunanto. Isi Lokal Bungkus Global: Judul Bahasa Inggris dalam Buku-buku Fiksi Indonesia.
  11. Ataabik Muktaman. Knowledge Management Sebagai Sarana Menentukan Kearifan di Era Globalisasi.
  12. Bambang Sulanjari. Gamelan Lintas Etnis: Sebuah Alternatif untuk Pendidikan Multikultural.
  13. Bernadus Wibowo Suliantoro. Model Keadilan Distributif Berwawasan Ekologis dan Berkesetaraan Gender: Studi Kasus Kearifan Masyarakat Desa Beji Gunung Kidul Dalam Pengelolaan Hutan Wonosadi.
  14. Christina Suprihatin. Tercerabut dan Menghilang: Keberadaan Para Pelarian, Pencari Suaka dan Pencari Keberuntungan di Belanda dalam Dover (Gustaf Peek, 2008).
  15. Daud Aris Tanudirjo. Pendekatan Multikultural dalam Pembudayaan Nilai-nilai Pancasila pada Generasi Muda di Era Informatika: Studi komparatif di Padang, Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Makasar, Denpasar, dan Mataram.
  16. Dedi Zuraidi. Malay-Bugis in the political history of Johor-Riau and Riau Lingga Kingdoms.
  17. Diah Asmarandani. Kios Rokok, Bentuk dan Fungsinya.
  18. Diani Citra. Dilema Migrasi Digitalisasi Penyiaran Indonesia.
  19. Didik Pradjoko. Dunia Melayu di Negeri Sikka dan Larantuka: Pengaruh Portugis-Malaka Di Wilayah Flores Tengah dan Timur Berdasarkan Sumber Tradisi Lisan.
  20. Dika Sri Pandanari & Hanggara Dwiyudha N. Peranan Mahasiswa dalam Mempertahankan Ideologi Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa Dalam Era Global.
  21. Djoko Marihandono. Pembangunan Kota Berbasis Multikultur: Studi Kasus Pembangunan Weltevreden pada Awal Abad XII.
  22. Ellyana Hinta. Simbol Verbal dan Nonverbal pada Ritual Maulidan dalam Konteks Tradisi Lisan Gorontalo.
  23. Etty Nurhayati Anwar. Pragmatisme Agama dalam Kehidupan Orang Jepang: Suatu Gambaran Masyarakat Multikultural.
  24. Fajar Yuli Aripitoko & Sugianto. Menggali Makna Nasionalisme dalam Kesenian Bantengan.
  25. Felix Baghi. Pendidikan Multikulturalisme dan Globalisasi: Untuk Profit atau Cultivating Humanity?.
  26. Fransiska W. Andanti & Abd. Latif Bustami. Multikulturalisme Pada Ajaran Penghayat Kepercayaan: Sebuah Kajian Pada Penghayat Puwo Ayu Mardi Utomo.
  27. Gede Pradiva Adiningrat & I Gusti Febi Risantari. Akulturasi budaya Islam-Hindu dalam adat pernikahan masyarakat Lombok.
  28. Gita Rizky Prodipta & Mayang Hapsari. Peningkatan Pendidikan dalam Menjawab Tantangan Globalisasi pada Mahasiswa Disabilitas di Universitas Brawijaya, Malang.
  29. H R. Utami. Re-Aktualisasi Nilai-nilai Budaya Jawa Sebagai Counter Terhadap Disharmoni Tata Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.
  30. Hamiruddin Udu. Pandangan Multikulturalisme dalam Tradisi Lisan Kangkilo Masyarakat Buton.
  31. Hanggar Budi Prasetya. Embat Gamelan: Keragaman dan Keindahan.
  32. Hanneman Samuel. Multiculturalism: Reinventing Indonesia Collective Memory.
  33. Hastanti Widy Nugroho. Minority Rights Protection: An Alternative Solution To Ethnic Conflicts In Indonesia According To Will Kymlicka.
  34. Herlina JR Saragih. Multikulturalisme dan Integrasi Nasional.
  35. Herlina Permata Sari & Shanti Ayu Prawitasari. Sepuluh Kapabilitas Utama dari Martha Nussbaum sebagai Syarat Suatu Hidup Bermartabat bagi Perempuan Difabel.
  36. Herminie Soemitro. Kesadaran Pluralisme atau Multikulturalisme? Kasus Tawuran Pelajar SMA Negeri Bulungan.
  37. Hery Priswanto. Data Artefaktual Situs Wotanngare – Situs Permukiman Masa Majapahit.
  38. I Ngurah Suryawan. Dari Satu Tungku Tiga Batu ke Manokwari Kota Injil: Kontestasi dan Lapisan-Lapisan Konflik di Papua.
  39. Ike Iswary Lawanda. Multikulturalisme dalam Perpustakaan Umum.
  40. Ilham Prisgunanto. Konflik Multikultural Dalam Komunikasi Dokter dan Pasien.
  41. Indah Tjahjawulan. Konstruksi Citra Multikultur Indonesia melalui Pameran Dunia Sejak Tahun 1964 hingga 2012.
  42. Isah Cahyani. Pembelajaran Menulis dengan Perspektif Multikultural.
  43. Ita Syamtasiyah Ahyat. Wanita Muslimah dalam Kepemimpinan Pemerintahan dulu dan sekarang: Kasus Penguasa Kesultanan Aceh dan Penguasan RI ke V.
  44. Izziah & Mirza Irwansyah. The Traditional Art and Architecture of Aceh: Local and Global Forced.
  45. Kara Toruan. “Tokyo” Mini di Jakarta–Restoran Jepang dan Karaoke Sebagai Adaptasi Diaspora Orang Jepang di Indonesia.
  46. Karima Styorini & Putri Tanjung Sari. Ideologi Pancasila sebagai Tameng Melawan Konflik Antar Agama.
  47. Listya Ayu Saraswati & P. Ayu Indah Wardhani. Perjalanan Multikultural dalam Sepiring Ketupat Cap Go Meh.
  48. Magdalena Baga. Menarasikan Multikultural: Mayoritas Berbicara Tentang Minoritas.
  49. Maria Josephine Mantik. Konsep Multikulturalisme dan Pluralisme dalam Lalita Karya Ayu Utami.
  50. Mariatul Qibtiah. Fenomena Mamah Dedeh, Ekspresi Islam Progresif yang Merakyat di Era Global.
  51. Masykur Wahid. Religious Conflict, Islam and Multiculturalism Traces of Domination, Hegemony and Freedom in Indonesia.
  52. Merisa Putri. Bumbu Instan Vs Filosofi Rendang: Kajian Kuliner Lokal dalam Era Global.
  53. Mina Elfira. Activities of Betawi Women in A Multicultural Society Between Tradition and Modernisation.
  54. Misnal Munir. Hidup di Rantau dengan Damai: Kiat Orang Minangkabau dalam Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Budaya Baru.
  55. Muhammad Arief Budiman. Macapat: Javanese Philosophy.
  56. Muhammad Fakhran Al Ramadhan. Punk di Antara Dua Budaya: Kajian Ideologi Budaya Populer dalam Dinamika Lokal-Global.
  57. Muhammad Wasith Albar. Representasi Multikulturalisme Seni Rupa Kontemporer Entang Wiharso, 1996-2010.
  58. Muslimin. Pendidikan Multikultural Sebagai Perekat Budaya Nusantara: Menuju Indonesia yang Lebih Baik.
  59. Nani Darheni. Dialektika Bahasa Lokal, Gerak Sosial, dan Karakteristik Etnis Sunda dalam Lirik Tembang Cianjuran.
  60. Nanny Sri Lestari. Dongeng Dampu Awang: Sebuah Cerita Rakyat Rembang yang Sarat dengan Nilai Kehidupan Bersama.
  61. Naupal. Membangun Semangat Multikulturalisme dalam Ideologi Pancasila.
  62. Nur Indah Yusari. Konsep Privasi: Masalah Lintas Budaya dalam Pengajaran Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing.
  63. Otto Gusti Madung. Politik Diferensiasi: Memahami Konsep Multikulturalisme Charles Taylor.
  64. Rizal Mustansyir. Pengaruh Multikultural, Ideologi, dan Filsafat di Indonesia dalam Perspektif Filsafat Tanda.
  65. RR. Siti Murtiningsih.  Pendidikan Multikultural Melalui Dolanan Anak: Studi tentang Dolanan Anak ”Sudamanda” dalam Pespektif Teori Pendidikan John Dewey.
  66. Rully Restiana. Multikulturalisme Masyarakat Zainichi dalam Perspektif Sejarah.
  67. Saprudin & Fenty Sukmawaty. Tradisi Beluk Sebagai Sarana Komunikasi dan Interaksi Masyarakat dalam Rangka Mempererat Tali Silaturahmi.
  68. Sekar Ayu Candra & Constantia Chaela Natania. Keberadaan Multikulturalisme Kebudayaan Alat Musik Indonesia terhadap Perkembangan Masyarakat Masa Kini.
  69. Selu Margaretha Kushendrawati. Agama dan Media Massa di Indonesia: Analisis Tentang Peran Media Sebagai Pembentuk Opini Massa.
  70. Sindung Tjahyadi. Identitas Kultural, Hak Asasi, dan Masa Depan Demokrasi: Kajian Komparatif atas Pemikiran Haberlas dan Taylor tentang Hubungan antara Individu dan Negara dalam Masyarakat Global
  71. Siti Rohmah Soekarba. Gagasan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural di Indonesia: Studi Kasus terhadap Pemikiran Abdurrahman Wahid
  72. Sri Poedjiastoeti. Kesedarajatan dalam Multikultural
  73. Stella Zavera Monica. Keberlanjutan Sistem Matrilineal: Keluarga Muda Minang di Era Globalisasi.
  74. Sumiman Udu. Performansi Ganti-Ganti: Sebagai Media Multikultural Masyarakat Wakatobi.
  75. Supartiningsih. Multikulturalisme dalam Perspektif Etika Diskursus Jurgen Habermas.
  76. Syarif Hidayatullah. Membangun Kesadaran Multikultural di Pesantren
  77. Trenggono Pujo Sakti. Budaya Literasi Sebagai Relasi Dunia: Bentuk Perlawanan Kolonialisme Budaya.
  78. Tri Kuntoro Priyambodo. Pemberdayaan Media Budaya Tradisional dan Media Internet sebagai Sarana Pembangunan Karakter Bangsa dalam Rangka Mempertahankan Eksistensi Bangsa Indonesia di Percaturan Global.
  79. Wardiningsih Soerjohardjo. A Multicultural Society: The Australian Experience.
  80. Yanty Hardi Saputra & Setiawan Sabana. Upaya Anak-Anak dalam Menonjolkan Kemultikulturalannya sebagai Pengayaan Karya Gambarnya di Ajang Lomba Lukis Internasional.
  81. Yuda B. Tangkilisan. Studi Pendahuluan Mengenai Dimensi Islam dalam Hubungan Indonesia dan India
  82. Yudi Bachrioktora. Relasi Kekuasaan dalam Proses Pendidikan di Indonesia: Studi Kasus Tawuran Pelajar di Jakarta dan Makassar
  83. Yuliandre Darwis. Fenomena Gangnam Style, Media, dan Budaya
  84. Yunita Arafah. Revitalisasi Ruang Terbuka Kota Sebagai Sarana Aktivitas Masyarakat yang Multikultural.

INFO!

Jadwal pemakalah akan diumumkan, setelah konfirmasi bukti pembayaran ke Panitia.

TANGGAL PENTING!

8 Des: Batas Akhir Pembayaran
12 Des: Seminar Hari Pertama
13 Des: Seminar Hari Kedua